Selasa, 08 Januari 2013


YANG MUDA, YANG BEDA
 oleh : Jakariya Nugraha
 
“Darah muda, darahnya para remaja yang selalu merasa gagah dan tak pernah mau mengalah. Masa muda masa yang berapi-api, yang maunya menang sendiri walau kalah tak peduli.” (Rhoma Irama)
Jika ditanya tentang masa apa yang paling indah dalam hidup ini, pasti setiap orang sepakat dan kompak menjawab masa-masa waktu muda, apalagi saat duduk dibangku sekolah atau perkuliahan. Banyak sekali cerita-cerita dimasa ini jika kita bertanya pada oang tua kita, kakak-kakak kita ataupun cerita kita sendiri. Dari mulai cerita persahabatan, cinta dan kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh para pemilik masa ini. Kenakalan-kenalakan ini yang dipandang oleh sebagian kecil orang sebagai sesuatu hal yang biasa karena merupakan suatu cirri khas dari pemuda itu sendiri, tetapi kalau dibiarkan saja akan berakibat pada hal yang sangat negative dan merugikan bagi dirinya sendiri ataupun bagi orang lain. Contoh kecil yang merugikan adalah kegiatan yang membuang waktu secara percuma seperti nongkrong, ngegosip, main game online terlalu lama dll. Ataupun contoh yang besar seperti terjerumusnya pada pergaulan bebas, seks bebas dan narkotika, yang tidak hanya merugikan dirinya sendiri tetapi juga orang yang ada disekitarnya terutama orangtua.
Jika dipikirkan kembali, kenapa sich hal yang sepele saja seperti nongkrong dan ngobrol-ngbrol saja dipermasalahkan ? Karena itu mebuang waktu yang seharusnya bisa dioptimalkan menjadi sesuatu yang berharga. Sangat disayangkan sekali jika seorang pemuda membuang-buang waktunya, padahal pemuda mempunyai potensi untuk bisa menjadi besar dan berdaya guna seperti kata DR.Yusuf Qardhawi “pemuda itu ibarat matahari  jam 12 siang ketika matahari bersinar paling terang dan paling panas. Pemuda mempunyai kekuatan yang lebih secara fisik dan semangat bila dibanding dengan anak kecil atau orang-orang jompo. Pemuda mempunyai potensi yang luar biasa, bisa dikatakan seperti dinamit atau TNT bila diledakan” Dengan kata lain pemuda itu hebat, so come on guys we try tobe the best.
Untuk menjadi “the best” kita harus memulainya dari diri sendiri, yaitu mulailah menyibukkan diri kita menuntut ilmu, sementara teman-teman nongkrong di mall atau tempat hiburan lainnya. Sibukkan diri kita untuk belajar bisnis, sementara yang lain pergi ke pesta atau diskotik. Teman-teman sibuk pacaran, sibukkan diri kita mengikuti seminar investasi atau seminar MLM. Biasakan kita rajin berolah raga, sementara kebanyakan orang malas-malasan.
Jadikan diri kita taat beribadah, sementara kebanyakan orang ingat Tuhan hanya kalau lagi susah. Pendek kata, kalau kegiatan itu positif, kenapa tidak kita lakukan, walau kebanyakan
orang enggan melakukan. Walau awalnya sendirian, pasti nanti kita akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki visi misi yang sama dengan kita dan mulailah menularkannnya kepada teman-teman terdekat kita.
Kalau tidak ingin menjadi orang rata-rata, maka beranikan diri tampil beda, melakukan
pekerjaan sebaik-baiknya, melakukan pekerjaan menantang yang banyak dijauhi orang. Berjualan misalnya untuk mengurangi beban orangtua kita, membayar kost sampai buat tambah-tamabh jajan kita. Dari pada hnya mengandalkan pemberian dari orangtua saja. Beranikah kita tampil beda, dengan menjadi solusi bagi mereka, atau minimal bagi diri sendiri…?
“Orang cemerlang suka lakukan apa yang orang gagal tak suka lakukan…!” (Dr. H. Mohd Fadzilah Kamsah)
            So, kita adalah pemuda…… kawan, kita ini mahasiswa, kita juga agen of change. Ayo kita buktikan yang muda itu yang beda.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar