YANG
MUDA, YANG BEDA
oleh : Jakariya Nugraha
oleh : Jakariya Nugraha
“Darah
muda, darahnya para remaja yang selalu merasa gagah dan tak pernah mau
mengalah. Masa muda masa yang berapi-api, yang maunya menang sendiri walau
kalah tak peduli.” (Rhoma Irama)
Jika
ditanya tentang masa apa yang paling indah dalam hidup ini, pasti setiap orang
sepakat dan kompak menjawab masa-masa waktu muda, apalagi saat duduk dibangku
sekolah atau perkuliahan. Banyak sekali cerita-cerita dimasa ini jika kita
bertanya pada oang tua kita, kakak-kakak kita ataupun cerita kita sendiri. Dari
mulai cerita persahabatan, cinta dan kenakalan-kenakalan yang dilakukan oleh
para pemilik masa ini. Kenakalan-kenalakan ini yang dipandang oleh sebagian
kecil orang sebagai sesuatu hal yang biasa karena merupakan suatu cirri khas
dari pemuda itu sendiri, tetapi kalau dibiarkan saja akan berakibat pada hal
yang sangat negative dan merugikan bagi dirinya sendiri ataupun bagi orang
lain. Contoh kecil yang merugikan adalah kegiatan yang membuang waktu secara
percuma seperti nongkrong, ngegosip, main game online terlalu lama dll. Ataupun
contoh yang besar seperti terjerumusnya pada pergaulan bebas, seks bebas dan
narkotika, yang tidak hanya merugikan dirinya sendiri tetapi juga orang yang
ada disekitarnya terutama orangtua.
Jika
dipikirkan kembali, kenapa sich hal yang sepele saja seperti nongkrong dan
ngobrol-ngbrol saja dipermasalahkan ? Karena itu mebuang waktu yang seharusnya
bisa dioptimalkan menjadi sesuatu yang berharga. Sangat disayangkan sekali jika
seorang pemuda membuang-buang waktunya, padahal pemuda mempunyai potensi untuk
bisa menjadi besar dan berdaya guna seperti kata DR.Yusuf Qardhawi “pemuda
itu ibarat matahari jam 12 siang ketika
matahari bersinar paling terang dan paling panas. Pemuda mempunyai kekuatan
yang lebih secara fisik dan semangat bila dibanding dengan anak kecil atau
orang-orang jompo. Pemuda mempunyai potensi yang luar biasa, bisa dikatakan
seperti dinamit atau TNT bila diledakan” Dengan kata lain pemuda itu hebat,
so come on guys we try tobe the best.
Untuk menjadi “the
best” kita harus memulainya dari diri sendiri, yaitu mulailah menyibukkan
diri kita menuntut ilmu, sementara teman-teman nongkrong di mall atau tempat hiburan
lainnya. Sibukkan diri kita untuk belajar bisnis, sementara yang lain pergi ke
pesta atau diskotik. Teman-teman sibuk pacaran, sibukkan diri kita mengikuti
seminar investasi atau seminar MLM. Biasakan kita rajin berolah raga, sementara
kebanyakan orang malas-malasan.
Jadikan
diri kita taat beribadah, sementara kebanyakan orang ingat Tuhan hanya kalau lagi
susah. Pendek kata, kalau kegiatan itu positif, kenapa tidak kita lakukan,
walau kebanyakan
orang
enggan melakukan. Walau awalnya sendirian, pasti nanti kita akan bertemu dengan
orang-orang yang memiliki visi misi yang sama dengan kita dan mulailah menularkannnya
kepada teman-teman terdekat kita.
Kalau tidak ingin menjadi orang rata-rata, maka
beranikan diri tampil beda, melakukan
pekerjaan
sebaik-baiknya, melakukan pekerjaan menantang yang banyak dijauhi orang.
Berjualan misalnya untuk mengurangi beban orangtua kita, membayar kost sampai
buat tambah-tamabh jajan kita. Dari pada hnya mengandalkan pemberian dari
orangtua saja. Beranikah kita tampil beda, dengan menjadi solusi bagi mereka,
atau minimal bagi diri sendiri…?
“Orang cemerlang suka lakukan apa
yang orang gagal tak suka lakukan…!” (Dr. H. Mohd Fadzilah
Kamsah)
So,
kita adalah pemuda…… kawan, kita ini mahasiswa, kita juga agen of change. Ayo
kita buktikan yang muda itu yang beda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar