Oleh : Jakariya Nugraha
Pendahuluan
Dizaman globalisasi ini dimana semua
serba cepat juga mengibatkan perkembangan akan sesuautu menjadi cepat.
Tak terkecuali juga dengan perkembangan fashion. Perkembangan fashion
tidak bisa dilepaskan dari motif dan warna yang dankat untuk menjadi
trend tersendiri oleh para desainer local maupun interlokal. Selain oleh
para desainer, trend fahion juga dipopulerkan oleh para public figure
(aktris) yang terbiasa memamerkan fashion terbarunya.
Disetiap tahunnya trend akan fashion ii
sangat dinamis supaya konsumen tidak menjadi jenuh dengan mode yang ada.
Pergantiaan trend ini biasanya lebih kepada motif dan warna yang
diusung.
Akan tetapi fashion adalah sesuaut yang
luas. Misal, pada umumnya trend yang dipamerkan oleh para desainer dan
aktris adalah pakaian yang glamor dan cenderung untuk para kalangan
menngah keatas. Lalu bagaimana dengan kalangan menengah kabawah yang
mayoritas ada di Indonesia?????
Maksud dan Tujuan
a. Maksud
Maksud dari laporan ini adalah melakukan observasi langsung ke pasar fashion
b. Tujuan
Untuk mengetahui trend fashion apa yang sedang diganduri oleh para konsumen
Pembatasan Observasi
Dikarenakan pasar untuk fashion itu luas
dan terdapat banyak tempatnya, maka untuk observasi kali ini dibatasi
hanya analisa perkembangan fashion Bandung terutama Distro dan
Clotingan.
Pasar Observasi
-
- Plaza Parahyangan Bandung
- Jalan Dalem Kaum Bandung
- Pasar Malam Tumpah Tegalega Bandung
Pembahasan
Kota Bandung dikenal sebagai kota model
dan pusat fashionnya Indonesia. Hal ini bukanlah hanya sebagai julukan
saja, tetapi memang dikota terdapat pusat pasar fashion yang besar
seperti Pasar Baru Trend Center, Bandung Trede Mall, Plaza Parahyangan,
Distro- distro dan Factory outlet yang banyak tersebar di kota Bandung.
Selain dari pada itu juga terdapat
sentra-sentra IKM seperti di suci, binong dan cihampelas. Sehingga kota
Bandung menjadi serbuan para konsumen yang haus akan prosuk-produk
pakaian. Hal ini bisa dilihat disetipa weekend nya, kota
bandung selalu dipadati oleh kendaran-kendaran dari luar kota Bandung
yang senagaja untuk berlibur sekaligur berbelanja produk-produk pakaian.
Bahkan tidak hanya dari dalam negeri saja peminatnya, ada juga para
pembeli dari luar seperti dari Malaysia.
Dari fakta-fakta inilah yang membuat para
produsen saling berkreatif dan berinovatif dalam mebuat terobosan baru
untuk menarik konsumen. Salah satu hasil dari kekreatifan ”urang
Bandung” adalah dengan Distro dan Clothingannya.
Distro dan clothingan sudah menjadi trend
merk nya Bandung dan Pusatnya ada di Plaza Parahyangan dan sepanjang
jalan Dalem Kaum Bandung. Plaza Parahyangan dan Dalem kaum sendiri
sangat strategis di kota bandung karena berada di tengah kota Bandung
dekat dengan Alun-alun bandung. Sehingga tidak heran selain karena daya
tariknya ada pada distro juga karena tempatnya strategis.
Di plaza yang bertingkat lima ini menjual
berbagai pernak-pernik khas distro, seperti kaos, jaket, topi, tas dll
dengan berbagai merk. Tetapi yang akan dibahas adalah tentang dominan
warna dan motif yang sekarang sedang trend di kalangan para penikmat
distro.
Dalam observasi langsung ke pasar (plaza
parahyangan) terlihat untuk prosuk kaos masing tetap sama seperti pada
awal-awal distro muncul. Masih tetap full color dan hitam. Hal ini
disebabkan karena sejarah dari munculnya distro itu sendiri.
Sejarah distro muncul dari para
komunitas-komunitas di Bandung yang ingin membiayai operasional kegiatan
komunitasnya. Mereka melirik para anggota dan simpatisan komunitasnya
dengan menjual produk yang bisa anggotanya pakai. Produk-produk itu
seperti kaos, jaket, topi dll.
Komunitas-komunitas ini biasa disebut sebagai “indie” atau indepentend yang
berarti bebas. Bebas disini bukan hanya kegiatannya yang bersifat
bebas, tetapi lebih kepada penekanan biaya yang mereka keluarkan untuk
operasionalnya bebas atau dari uang mereka sendiri. Sehingga tidak heran
warna, motif dan model dari produk yang mereka jual juga bebas. Semisal
komunitas yang sekarang merk distronya bisa dikatakan besar adalah
Skeaters. Mereka menjual kaos-kaos dengan berbagai macam warna, seperti
merah, biru, hijau dll tetapi dengan motif dari sablonya yang
berbeda-beda dan unik.
Selain dari “indie” nya tersebut, warna
dan motif dari prosuk distro juga dipengaruhi oleh sifat dari komunitas
tersebut. Kita lihat saja misalnya distro dari para band-band indie yang
mengusung gendre music metal. Gendre music metal
lekat dengan warna hitam dan lambang-lambang aneh seperti gambar setan,
hantu pada mitologi barat. Kekhasan ini bisa kita jumpai pada merk
Prapatan Lebel.
Juga warna dan motif pada produk distro
bisa dipengaruhi oleh hal kesukaan. Misalnya dari Viking Persib Fans
Club. Dari namanya saja sudah diketahui bahwa komunitas ini adalah
fansnya dari Persib (klub sepak bola). Sehingga produk-produk yang
menreka hasilkan dan dijual warna dominannya adalah warna biru yang
notabene adalah warna kebesaran dari klub sepak bola tersebut. Walaupun
ada juga yang warna hitam atau putih dengan motif sablon pada kaosnya
yang masih bertemakan persib.
Selain di plaza parahiyang yang pusatnya
distro, observasi juga diperluas sampai kepinggir-pinggir jalan tempat
para pedagang kaki lima berjualan. Dipinggir jalan juga didapati bahwa
warna dari kaos tetap full colour dan motifnya beragam. Untuk kaos
anak-anak terlihat bahwa motif sablonya kebanyakan adalah tokoh-tokoh
kartun yang sekarang sedang banyak muncul dilayar televise. Juga untuk
kaos dewasa kebanyakan motifnya masih relative sama dengan distro.
Tetapi yang mungkin paling menojol
terlihat di Parahyangan, dipinggir jalan (tegalega), pkl mesjid agung
adalah banyaknya dijual kemeja motif kotak-kotak. Ketika pertama kali
melakukan observasi di parahiangan, dan memasuki pintu terlihat sangat
jelas sekali kemeja kotak-kotak mendominasi toko-toko di parahiyangan,
terutama lantai satu.
Melihat hal ini, penulis mencoba
memwawancari beberapa pedagang, salah satunya adalah ketua perhimpunan
pedagang parahyang bang . Menurutnya kemeja kotak-kotak sudah ada
dari dulu, hanya saja baru ngetrend kembali dari dua tahun yang
lalu sampai sekarang. Dari waktu ke waktu kemeja kotak-kotak selalu
perkembangan, tidak hanya wana hitam putih yang menjenuhkan. Perubahan
yang sangat signifikan adalah pada perpaduan warna, motif gometriknya
yang berubah-berugah dan tidak hanya pada kemeja tetapi sudah
diaplikasikan pada jaket juga.
Dibeberapa orang sempat ada spekulasi
yang mengatakan bahwa kemeja kotak-kotak memboming saat public figure
walikota solo Joko Widodo sering menggunakannya. Jokowi (sapaan Joko
widodo) yang sekarang mencalonkan diri menjadi calon gubernur DKI
Jakarta terlihat sering menggunkan kemeja tersebut. Malah dengan tegas
beliau mengklaim bahwa itu adalah trend marknya dalam berkampanye.
Tetapi saat ditanyakan kepada bang redwan (ketua perhimpuanan pedagang plaza parahyanagan) efek dari jokowi. Dengan tegas beliau mengatakan tidak ada pengaruhnya
terhadap penjualan kemeja kotak-kotak. Menurutnya itu tidak terjadi di
Bandung, mungkin hanya di Jakarta saja.
Terlepas dari spekulasi Jokowi tersebut,
kemeja kotak-kotak memang menjadi daya tarik. Dengan minimal perpaduan 3
warna. Seperti warna pastel, warna tua juga perapduan warna gradasi
menjadikan kemeja kotak-kotak enak untuk dilihat. Apalagi ditambah
dengan efek kontras dari perpaduan warnaya menjadikan kemeja kotak-kotak
bisa menjadikan pusat perhatian orang yang melihatnya. Maka tidak salah
jika kemeja kotak-kotak menjadi digandrungi oleh para konsumen, karena
selain enak untuk dilihat juga bisa menjadikan pemakainya lebih tampil
percaya dirri. Juga bagi para komsumen yang ingin menjadi pusat
perhatian orang, kemeja kotak-kotak ini bisa menjadi pilihan untuk
dipertimbangakan pemakaiannya.
Selain dari perpaduan warna yang menarik,
kemeja ini juga mendapat nilai plus juga dengan bebagai macam ukuran
dari motif geometriknya. Sesuai dengan namanya motif geometri di kemeja
ini adalah kotak atau persegi. Kemeja ini motif nya tidak satu ukuran,
tapi berbagai macam ukuran. Dari ukuran kecil sampai yang besar.
Sehingga tidak salah bahwa kemeja kotak-kotak sekarang digandrungi oleh
masyrakat.
Kesimpulan
- Warna dan motif dari kaos distro masih full colour dan berbagai macam
- Warna dan motif dari kaos distro diinpsirasi oleh basic dari pemilik distro tersebut
- Pakaian yang sedang trend adalah kemeja kotak-kotak
- Kemeja kotak-kotak bisa menarik perhatian orang dan bisa menambah rasa percaya diri bagi pemakiann
Tidak ada komentar:
Posting Komentar