Senin, 11 Februari 2013

Prolog Cerita Dalam Kertas




Mimpi kita mungkin tak sama seperti dulu
Arus waktu tak kuasa ku bendung
Derasnya tak terhingga
Sampai-sampai aku terdampar didaratan ini
Yang mempertemukanku dengan mimpi baru

Sesuatu itu pasti datang lagi
 tak kala hati yang terajut oleh cerita indah idealisme mimpi
tersadarkan oleh dentang lonceng masa yang sudah lanjut
nanti aku bisa berdiri lagi disamping tubuh lemahmu
tawa canda muda khas anak sekolahan sepertini akan terdengar lagi

siapa yang akan membuatnya itu menjadi nyata ????
apakah aku ???? ataukah kamu ?????
tidak ada seorangpun yang tahu
misteri itu hanya punya Sang punya rencana
biarlah tetap menjadi misteri

jika kau enggan bersama, tak mengapa
aku akan tetap berlari sendiri
menuliskan cerita kita dihalaman kertas selanjutnya
hingga tanpa kau sadari nanti
kitalah yang akan jadi pemeran utamanya.

Dzar
Pameungpeuk 24 januari 2013 3.41 pm
(menguak kembali memori kala perpisahan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar